Selasa, 23 Mei 2017

Pentingnya Pola Hidup Sehat Sejak Dini




 
 Foto saat kegiatan penyuluhan berlangsung

Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun  2017 wilayah Kecamatan Ngantang Desa Waturejo Kabupaten Malang menyelenggarakan program Penyuluhan tentang pola hidup sehat dan motivasi belajar kepada siswa-siswi SDN Waturejo 02 dan SDN Waturejo 03. Kegiatan yang di laksanakan di balai Desa Waturejo ini berlangsung pada tanggal 19 Mei tahun 2017 bertema “Raih Cita-cita Dengan Hidup Sehat”. Kegiatan diawali dengan penyuluhan oleh narasumber dari puskesmas Kecamatan Ngantang yaitu ibu Tri Ida. Narasumber pertama menyampaikan tentang pola hidup sehat. Masalah yang sering tampak pada anak-anak di desa waturejo adalah merokok pada usia dini,”anak-anak harus jauh dari rokok karena dampaknya sangat tidak menguntungkan bagi kesehatan mereka, merokok sejak dini sama saja menanam penyakit untuk esok hari” tutur ibu Tri Ida saat memberikan penyuluhan pada siswa siswi yang mengikuti penyuluhan.
Kegiatan penyuluhan berlangsung selama 2 jam, terbagi menjadi dua sesi. Pada sesi kedua ini  penyuluhan disampaikan oleh narasumber dari mahasiswi bimbingan konseling Universitas Negeri Malang, Shofi, materi yang disampaikan adalah tentang semangat dan motivasi belajar. Peserta penyuluhan sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan terutama pada sesi yang kedua ini, karena dalam menyampaikan materinya Shofi menggunakan pendekatan Interactif Fun Learning(ILF) ,”Anak-anak seusia mereka harus diselingi dengan pola-pola permainan yang edukatif, biar lebih senang mengikuti penyuluhan ini” terang Sofhi saat menjelaskan tentang ILF Kepada Tim KKN.
Program yang dilaksanakan oleh tim KKN Universitas Negeri Malang ini berangkat dari analisis kebutuhan yang ditemukan pada saat tim KKN melakukan suvey beberapa minggu yang lalu. Dari hasil survey tersebut diperoleh indikasi-indikasi yang menunjukan bahwasannya perlu diadakan kegiatan penyuluhan tentang pola hidup sehat dan motivasi belajar. Sehingga tim KKN memiliki gagasan untuk mengadakan sebuah penyuluhan, “kegiatan ini juga berkerjasama dengan stakeholder yang ada, mulai dari jajaran pemerintahan desa waturejo, guru-guru SDN 02&03 Waturejo serta teman-teman tim KKN yang ditempatkan di kecamatan ngantang, diharapkan setalah adanya kegiatan ini siswa-siswi semakin luas wawasanya mengenai pola hidup sehat dan belajarnya semakin bersemangat” Jelas Hadi selaku ketua tim KKN UM Desa Waturejo.(W3N)

Bayangan



Lukiskan liku tubuhmu
Arahkan pandangan
Diana kau berlari tetap terkejar
Dimana kau dia, ia juga seakin diam

Hitam siluet tak berwarna warni
tak bisa bicara, enangis, atau tertawa
Tak bisa merasakan, mencinta apalagi mendua
Hanya diam.... Termenung

Rindu semakin tebal menyelimuti
ingin segera membuat keputusan
Tapi... Hanya diam keputusan yang dibuatnya

Tak bisa menyakiti orang
Tak bisa membuat orang membuat jatuh cinta...
Apakah bayangan punya nyawa?

Senin, 01 Mei 2017

Terpelajar



                                          sumber gambar: google.com


Aku lihat diutara, mereka memakai seragam merah putih tanpa memakai sepatu
Senyum manisnya hapuskan kelam masa depan
Dalam bayangnya dia cium tangan bapak ibu
Tapak demi tapak ia lalui, dari jalan becek, jembatan putus, hingga sungai deras, tak lantas membuat mereka bertekuk lutut pada keadaan


Aku lihat dibarat, mereka memakai seragam celana biru tua dan atasan putih, turun dari mobil ya....tanda anak mapan!
Selesai pelajaran kulihat diwarung-warung pojok sekolah, ia pegang lisong diantara telunjuk dan jari tengah
Sembari tangan kirinya memegang minuman berwadah plastik berwarna agak kecoklatan, perlahan ia minum pakai sedotan
Raut wajah gembira setengah gelisah kuperhatikan, sama seperti bapak-bapak di kampungku setelah meneguk sebotol iceland



Ditimur aku lihat mereka memakai celana panjang biru muda, masih sama atasan putih kadang juga bervariasi kotak-kotak.
Keluar sekolah ku lihat ia keluarkan semacam parang,
Dijalan-jalan ia kejar-kejaran dengan temanya, ku tanya mengapa katanya reputasi sekolah biar lebih layak.
Ada kebanggaan bagi mereka, namun ada juga tangisan bagi orang tua dan sebagian orang-orang.



Di selatan aku lihat mereka memakai baju bebas, namun warna-warni almamater berlabel perguruan tinggi menyemat didada mereka
Kulihat mereka banyak orasi dihari-hari besar, mereka berdemonstrasi, bakar ban di tengah jalan
Kutanya mengapa katanya ini untuk pendidikan, katanya ini untuk buruh dan macam macam jawaban yang bisa diterka
Namun, saat kembali ketempat akademiknya ia senatiasa cium tangan pada petinggi-petingginya, tapi dibelakang mereka bilang itu sialan



Ditengah arah aku lihat, mereka berdasi rapi, sepatu fladeo
Kunjungan sana-sini, berikan sambutan, resmikan gedung ini dan itu
Mereka sibuk rumuskan undang-undang, dari aras mikro hingga aras makro
Dengan buru-buru mereka tinggalkan tempat, katanya ada pekerjaan yang menunggu


Selamat Hardiknas 2017