Rabu, 08 Maret 2017

Bima Masih (ragu) untuk Arimbi



Berbekal sepucuk busur dan beberapa anak panah
Ia menuju hutan belantara untuk berburu
Namun siapa sangka saat pulang ia hilang arah
Binggung karena kata hati tak menentu

Ia duduk dibawah pohon pinus lurus tak bercabang
Menenggok samping kanan kiri atas bawah
Kemudian ia ingin memenuhi hasrat cintanya yang kini mulai matang
Tapi tiada satupun bahkan khayalan untuk dijamah

Samar-samar dari balik pohon satunya terlihat seorang putri bak bidadari khayangan
Ia dekati perlahan-lahan, putri itu kemudian tau dan bertanya “ada apa kakanda?”
Ia jawab “duhai ayunda siapa namamu?, kau sangat anggun dan menawan”
Putri menjawab, “namaku Arimbi aku data dari desa brajapadha”

Saat itu ia merasa bahwa ini semua adalah rencana SangHyangviddi
Hati seketika itu tertambat kepada Arimbi yang cantik, anggun dengan kepala senatiasa tertunduk.
Ia pun meminta Arimbi untuk menunjukan jalan pulang, sambil ia terus bertanya-tanya dalam hati.
Namun sayang, masih nampak keraguan dimata Ksatria itu, sehingga mulutnnya serasa terbungkam dan mati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar